Penggunaan Deiksis pada Cerita Pendek “Aku dan Mimpiku” karya Nadya Carissa Wongkar
Keywords:
cerita pendek, pragmatik, deiksisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan deiksis dalam cerita pendek “Aku dan Mimpiku” karya Nadya Carissa Wongkar. Cerita pendek, sebagai bentuk fiksi prosa, menggunakan bahasa yang berfungsi sebagai media komunikasi. Salah satu kajian dalam linguistik yang relevan adalah pragmatik, khususnya analisis deiksis. Deiksis adalah kata penunjuk yang mengidentifikasi referen dalam konteks komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak catat, menganalisis deiksis persona, deiksis tempat, dan deiksis waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan deiksis dalam cerita pendek ini sangat beragam dan terbagi menjadi tiga jenis utama: deiksis persona (aku, kamu, kami, kita, nya, dan mereka), deiksis tempat (sana dan sini), dan deiksis waktu (hari ini, nanti, pukul, dan kemudian). Penggunaan deiksis ini membantu penulis dalam menggambarkan perspektif dan situasi tokoh utama, Helio, serta memperkaya narasi dan komunikasi antar tokoh dalam cerita. Pemanfaatan deiksis memberikan kedalaman pada narasi, memperkaya pengalaman pembaca, dan membantu penulis dalam menyampaikan pesan cerita dengan lebih jelas dan mendalam.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Kolaborasi Akademik Dosen-Mahasiswa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



