Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi dalam Film Gundala Karya Joko Anwar
Keywords:
bahasa, tindak tutur, filmAbstract
Bahasa menjadi sarana komunikasi yang paling efektif untuk menyatakan tuturan dengan maksud tertentu. Ilmu yang mengkaji bahasa dari segi tuturan disebut pragmatik. Kajian tersebut kemudian dapat digunakan untuk menganalisis makna tuturan yang disesuaikan dengan situasi ujaran. Tuturan dapat dijumpai secara langsung maupun tidak langsung, misalnya melalui sebuah karya sastra yaitu film. Tuturan atau tindak tutur dalam film yaitu berupa dialog para tokoh. Penelitian ini mendeskripsikan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam film Gundala karya Joko Anwar. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana tindak tutur yang digunakan oleh para pemain dan konteks tindak tutur dalam film Gundala. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik konten analisis dan data berupa cuplikan dialog yang merupakan tindak tutur lokusi, tindak tutur ilokusi, dan tindak tutur perlokusi yang bersumber dari film Gundala. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga puluh wujud tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dengan fungsi yang berbeda-beda. Wujud tersebut terbagi menjadi lima tindak tutur lokusi, empat tindak tutur ilokusi asertif, delapan tindak tutur ilokusi direktif, dua tindak tutur ilokusiĀ komisif, dua tindak tutur ilokusi ekspresif, tiga tindak tutur ilokusi deklaratif, dan enam tindak tutur perlokusi. Tiga bentuk tindak tutur yang muncul tidak terlepas dari konteks tuturan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Prosiding Seminar Nasional Kolaborasi Akademik Dosen-Mahasiswa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



