Types of Code Mixing Found in V Entertainment.id YouTube Channel
Keywords:
Agnez Mo, Indonesian-English, code mixing, sociolinguistics, YouTubeAbstract
Bahasa adalah sebuah aspek yang sangat penting yang digunakan oleh manusia untuk berinteraksi kepada sesama. Orang-orang menggunakan bahasa sebagai alat untuk berkomunikasi, untuk mendapatkan informasi, dan untuk saling bertukar informasi. Di zaman modern ini, perkembangan informasi sangat cepat meningkat dikarenakan oleh kemajuan teknologi. Bisa dilihat bahwa banyak pembawa acara maupun tokoh masyarakat menyisipkan campur kode dari kata-kata atau frasa bahasa Inggris kedalam percakapan mereka supaya terlihat berpendidikan yang bagus, lebih modern, dan keren. Penelitian ini berhubungan dengan campur kode yang ada di kanal YouTube V Entertainment.id. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis dari campur kode yang berfokus pada ucapan dari Agnez Mo dalam sebuah episode yang berjudul “Erick Thohir dan AGNEZ MO Saling Curhat Tentang......” menggunakan sebuah teori yang dikemukakan oleh Muysken (2000). Data dikumpulkan dengan cara menggunakan metode observasi langsung dan untuk penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik untuk mengumpulkan data dilakukan dengan cara mentranskripsi video, mencatat, dan mengkelaskan tipe campur kode. Ini adalah tiga tipe dari campur kode yang ditemukan: insersi, alternasi, dan leksikalisasi kongruen. Tipe campur kode yang dominan dari data adalah alternasi dengan 20 data (50%) dan tipe campur kode yang paling sedikit dari data adalah leksikalisasi kongruen dengan 3 data (7.5%).
Language is a notable aspect that is used by humans to interact with one another. People use language as a means of communication, gathering information, and exchanging information with others. In this modern era, the growth of information rapidly increases due to advanced technology. It can be seen that there are many presenters or public figures inserting code-mixing of English words or phrases through their speech to look well-educated, more modern, and cooler. This study dealt with the code-mixing found in V Entertainment.id YouTube channel. This study aimed to identify the types of code mixing focused on Agnez Mo utterances in an episode entitled “Erick Thohir dan AGNEZ MO Saling Curhat Tentang......” using the theory proposed by Muysken (2000). The data was gathered by using the direct observation method and the study was conducted by using a descriptive qualitative method. The technique for collecting the data was done by transcription, note-taking, and classifying the type of code-mixing. These were the three types of code mixing found: insertion, alternation, and congruent lexicalization. The dominant type of code-mixing from the data was alternation by 20 data (50%) and the least type of code-mixing from the data was congruent lexicalization by 3 data (7.5%).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Seminar Nasional Kolaborasi Akademik Dosen-Mahasiswa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



