Analisis Makna Kultural dalam Leksikon Teknik Pembuatan Batik Banyumas: Sebuah Penelitian Berbasis Kajian Etnolinguistik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk dapat mendeskripsikan makna kultural yang terkandung dalam leksikon cara atau teknik pembuatan batik di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan kajian teori Etnolinguistik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan adalah metode cakap dengan teknik dasar pada metode ini adalah teknik pancing dan teknik lanjutan dalam metode ini berupa teknik catat. Proses analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode padan berupa metode padan referensial dan metode padan translasional. Selain itu dalam penelitian ini menggunakan metode analisis interaktif yang digunakan dalam menganalisis data. Penyajian hasil analisis data pada penelitian ini menggunakan metode penyajian informal. Hasil analisis data tersebut menunjukan bahwa ditemukan 4 (empat) data leksikon jenis atau teknik pembuatan batik banyumasan di wilayah Kabupaten Banyumas yang terdiri dari a) batik tulis banyumasan b) batik kombinasi atau batik semi tulis banyumasan c) batik cap banyumasan dan d) batik printing banyumasan. Berdasarkan hasil penelitian, ke 4 (empat) leksikon tersebut mempunyai makna yang berbeda secara umum dimaknai sebagai pemaknaan kultural di lingkungan pengrajin dan juga masyarakat Banyumas sekitar. Makna kultural yang diungkapkan oleh pengrajin maupun masyarakat pada umumnya merupakan makna yang terlihat dari hubungan penamaan teknik pembuatan batik dengan kebudayaan penutur leksikon tersebut.



