Puisi “Bunga Gugur” Karya W.S. Rendra dalam Perspektif Ekologi Sastra
Keywords:
ekologi, karya sastra, puisiAbstract
Penelitian ini menganalisis puisi “Bunga Gugur” karya W.S. Rendra dengan menggunakan teori ekokritik. Melalui pendekatan ekokritik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi alam dan hubungan alam dengan manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Bunga Gugur” memiliki hubungan antara manusia dengan alam melalui diksi-diksi yang berhubungan dengan alam sekitar. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa puisi “Bunga Gugur” karya W.S. Rendra menjadi media untuk menyampaikan pesan bahwa manusia dengan alam memiliki hubungan dan menjadi satu kesatuan yang utuh. Puisi “Bunga Gugur” dijadikan media oleh penyair untuk menggambarkan seseorang yang kehilangan kekasih hatinya, mulai dari diksi-diksi “bunga gugur”, “nyawa yang gugur”, dan “sorga”. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa segala sesuatu yang telah direncanakan oleh manusia, pastinya akan pupus atau berakhir, entah karena sebuah kematian ataupun hal lain. Penelitian ini diharapkan memberikan pemahaman serta pengetahuan kepada para pembaca mengenai dampak sosial di dalam puisi “Bunga Gugur."
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Kolaborasi Akademik Dosen-Mahasiswa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



